Kamis, 21 Oktober 2010

LAPORAN PRAKTIKUM (korosi)

FACTOR-FACTOR YANG MENYEBABKAN KOROSI

Ø      TUJUAN PRAKTIKUM:
Mengetahui dan mengamati factor-factor yang menyebabkan suatu korosi.

Ø      ALAT/ BAHAN:
·        ALAT
1.   Paku 6 Buah.
2.      Amplas.
3.      Botol 6 Buah.
·        BAHAN
1.      Air biasa .
2.      NaCl.
3.      Minyak Makan.
4.      Air panas.

Ø      LANGKAH KERJA:
 I.      Sediakan 6 buah botol yang telah disiapkan sebelumnya. Masing-masing botol dimasukkan 6 buah paku yang telah disiapkan. Akan tetapi, terlebih dahulu permukaan luar paku di amplas dan dibersihakan dengan aseton.
II.      Botol 1 diisi dengan minyak hingga paku terendam tutup rapat.
III.      Botol 2 diisi dengan air panas hingga paku terendam tutup rapat.
IV.      Botol 3 diisi oleh air biasa hingga terendam tutup rapat.
V.      Botol 4 diisi dengan air berkaronasi (Sprite) hingga terendam tutup dengan rapat.
VI.      Botol 5 diisi dengan larutan garam (NaCl) akan tetapi tidak sampai penuh sebagian paku terendam sebagian lagi bersentuhan dengan udara, tutup rapat.
VII.      Botol 6 masukkan paku pada botol hampa udara yang ber Alaskan kapas.
VIII.      Amati perubahan yang terjadi pada paku selama waktu yang telah ditentukan (6 hari).

Ø      HASIL PENGAMATAN;
Dari apa yang telah kami lakukan sesuai apa yang dijalankan dalam perintah kerja. Kami mendapatkan beberapa hasil yang telah terlihat dari percobaan ini. Beberapa hasil tersebut telah kami muat dalam sebuah tabel, Sebagai berikut:

1

Tabel Perubahan Paku Selama 6 Hari
Hari
Tabung
(I)
Minyak
(II)
Air panas
(III)
Air
(IV)
Sprite
(V)
NaCl
(VI)
Hampa udara
1.
Tidak terjadi apa-apa
Perubahan warna pada air menjadi kekuningan.
Tidak terjadi apa-apa
Pada paku terdapat gelembung-gelembung udara yang banyak.
Air tiba-tiba saja berwarna keruh.
Belum terjadi apa-apa
2.
-
Warna menjadi ke merah-merah an.
-
Warna air mengalami perubahan. Dan intensitas gelembung udara berkurang
Sebagian dari paku mulai pecah-pecah terkorosi.
Air semakin keruh.
-
3.
-
Paku mulai mengalami korosi.
Mulai mengalami korosi.
Warna air berubah kuning. Dan gelmbung udara sudah tidak ada.
Korosi semakin cepat dan hampir mengalami korosi secara sempurna.
-
4.
-
Terkorosi
Terkorosi
Terkorosi
-
-
5.
-
-
-
Warna air kuning kehijauan
-
-
6.
Tidak ada mengalami perubahan. Tetap.
Terkorosi sempurna dan air berubah menjadi merah bata.
Terkorosi secara sempurna.
Terkorosi secara sempurna dan warna air semakin hijau.
Air keruh dan paku terkorosi seluruhnya.
Tak ada perubahan sama sekali sama seperti sebelumnya


Ø      ANALISA:
·        Korosi dapat terjadi bila terdapat air  dan oxygen .
·        Pada larutan NaCl terjadi kecepatan korosi karena asam mempengaruhi kecepatan korosi pada logam.
·        Minyak sama sekali tidak mengalami perubahan, atau logam sama sekali tak berubah karena. Minyak merupakan pengendali korosi.


2
Ø      KESIMPULAN:
Dari percobaan yang telah kami selesaikan, kami mampu menarik beberapa kesimpulan, sebagai berikut:
¨      Pengaruh dari korosi adalah adanya air   dan  oxygen . Jika tidak ada air dan oxygen maka tidak akan terjadi korosi.
¨      Minyak adalah pengendali korosi yang amat baik.




By: Eka Almas @SMA N 6 BALIKPAPAN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar